5 Jenis Tipe Ingatan Anak




Cara Mengetahui Ingatan Anak | Mengetahui Perkembangan Ingatan Anak

Rumahayu.Com - Coba perhatikan buah hati Anda yang berusaha meraih benda kesayanganya – dia tidak hanya mengingat melihat benda itu, tapi dia pun akan mengingat dimana tempat boneka itu semula berada. Jika dia tidak memiliki ingatan yang bagus, dia bahkan tidak akan mencari benda itu ditempat semula.

Dengan ingatan, buah hati Anda dapat mengumpulkan banyak informasi, menyortirnya, memilah mana yang berguna dan mana yang tidak. Menyimpannya dan kemudian menggunakannya kapan pun dia mau. Pikiran buah hati Anda secara spontan bisa memilih apa yang harus diingat dan apa yang harus dilupakan, kemudian menyimpan informasi yang berguna dalam ingatannya. Ketika dia ingin mengingat sesuatu, dia dapat mengingatnya. Ingatannya membuat pemahaman dan pembelajaran makin berkembang.

Berikut ini hal yang perlu diketahui orangtua tentang bagaimana cara membuat ingatan anak bisa berkembang - karena sejak dilahirkan, anak-anak memiliki lima jenis ingatan yang berbeda, yaitu:
  • Visual
Anak mengingat gambar visual (dia mengenali gambar wajah Anda, mainan kesayangannya, kakak saudara-saudaranya ataupun kertas di dinding kamarnya)
  • Audio
Anak mengingat suara yang dia dengar sebelumnya (dia akan tertawa kecil ketika Anda menyebut namanya perlahan, meskipun dia tidak dapat melihat Anda)
  • Olfactory
Ini berhubungan dengan ingatan bayi terhadap aroma dan rasa karena dalam sel Olfactory terdapat sel-sel reseptor yang berfungsi sebagai pembau dan sangat peka terhadap rangsangan zat kimia (zat ini menjadikan si buah hati dapat membedakan ASI ibunya dengan ASI dari orang lain)
  • Kinestetik atau Gerak
Buah hati Anda mampu mengingat gerakan khusus yang dia buat (dengan cepat dia memahami bahwa mainannya akan berbunyi jika digoyangkan)
  • Semantik atau Arti Kata
Kata-kata dan bahasa memiliki peranan penting dalam kehidupan, dan dengan ingatan semantik maka bisa membuat buah hati dapat mengingat bahasa dan maknanya.

Ingatan buah hati Anda akan semakin bertambah setelah dia melewati dua tahun pertamanya dengan bantuan Anda tentunya. Keterlibatan praktis bisa membantunya untuk lebih cepat mengingat, misalnya: dia memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mengingat lagu dan puisi ketika dia secara aktif mengucapkannya daripada sekedar mendengarkan. Dia seolah-olah berpikir ‘Aku ingat puisi ini karena aku pernah mengucapkannya’.

Dia pun dapat mengingat lebih baik ketika rangkaian memorinya memiliki keterikatan yang jelas. Sebagai contoh, akan mudah baginya mengingat sejak kanak-kanak jika puisi itu dibacakan dengan cara yang atraktif - efeknya ketertarikannya membuat ingatan lebih bagus. 

Latihan juga memiliki peran yang sangat penting pula. Sulit bagi buah hati Anda untuk mengingat suatu hal yang hanya dilakukan satu kali saja. Pengulangan dan praktek menguatkan ingatannya tentang suatu pengalaman yang akan membuat ingatan anak makin berkembang.