9 Cara Menjadi Orang Tua Berpandangan Positif




Cara Menjadi Orangtua yang Positif  | Belajar Jadi Orangtua Optimis

Menjadi orangtua yang positif ternyata tidak sesulit yang kita duga dan bayangkan. Berikut hal-hal yang bisa menjadikan kita sebagai orangtua yang positif:
  • Bermain dengan Anak
Bermain adalah dunia anak yang alamiah. Cara penyaluran yang optimal untuk kreatifitas, imajinasi dan penyelesaian masalah. Bermain dengan mereka seperti masuk ke jendela jiwa anak. Dengan bermain bersama mereka paling sebentar 30 menit sehari, Anda dapat melihat kedalam jendela yang berharga dengan membangun koneksi dan persahabatan dengan anak Anda. 
  • Menawarkan Pilihan
Daripada meneriakan perintah, maka ada baiknya Anda menawarkan pilihan, “Saatnya ganti baju tidur. Mau pakai piyama Kupu-kupu atau Dinosaurus?”. Dengan memberi anak kesempatan memilih, anak merasa boleh menentukan dan Anda akan melihat mereka belajar bagaimana untuk bekerjasama dan belajar memiliki sifat demokratis.
  • Konsisten
Tetapkan peraturan dan batasan-batasan yang sudah Anda siapkan. Lalu lakukan secara konsisten setiap saat.
  • Mereka adalah Peniru
Ingat, kata-kata, nada dan perbuatan yang Anda lakukan secara otomatis terekam dalam memori ingatan dan mengajari anak Anda tentang bagaimana cara memperlakukan orang lain dan mengajari tentang perlakuan yang pantas mereka dapatkan.
  • Katakan “YA”
Coba hitung berapa kali Anda berkata “TIDAK” dalam sehari. Jangan kaget jika jumlahnya sampai ratusan kali. Mulai sekarang berhentilah mengatakan ‘Tidak’ jika Anda bisa berkata ‘Ya’. Jika tidak beresiko, ‘Apakah saya boleh tidur jam 10 malam?’, maka katakan ‘Ya’. Dan ketika Anda tak bisa memberikan ‘Ya’ tanpa syarat, coba gunakan teknik ‘Jika’ lalu ‘Ya’, contohnya: “Jika kamu bantu mamah cuci piring, maka kita dapat nonton video.
  • Timeout untuk Diri Sendiri
Daripada memberi anak Anda timeout ketika ketegangan memuncak, maka cobalah untuk memberikan timeout pada diri sendiri. Ambil 1 menit untuk bernafas dikamar mandi, jalan-jalan disekeliling rumah (jika ada orang dewasa lain dirumah) atau hanya latihan pernafasan Yoga sambil membiarkan kemarahan menggelinding keluar. Cara ini bukan hanya memulihkan kesabaran, tapi juga menjadi contoh yang baik bagi anak untuk meredakan rasa marah pada diri sendiri.
  • Jadilah Pendengar yang Baik
Dengarkan ketika anak Anda berbicara dengan Anda, terutama tentang hal-hal penting. Hentikan apa yang sedang Anda kerjakan. Fokus pada pembicaraan anak Anda. Sama seperti orang dewasa, anak juga ingin didengarkan.
  • Belajar Memuji
Jangan hanya memuji dengan ungkapan ‘Anak baik’, ‘Anak Pinter’ atau ‘Anak manis’ pada anak Anda yang sudah belajar. Lebih baik jelaskan prestasinya dan sampaikan padanya “Wah,,kamu harus terus berusaha sampai bisa dong....Nah,,itu baru anak mamah yang tangguh yang pantang menyerah.”
  • Seringlah Tertawa
Jika anak belum bisa tidur ketika jam tidur tiba, berikan obat mujarab kepada anak-anak Anda yaitu: TERTAWA.

Menjadi orangtua adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah dan penting dalam fase hidup sebagai manusia dewasa. Jika rumah Anda lebih banyak keributan dibanding ketenangan, lebih banyak saling jambak ketimbang saling rangkul, maka saatnya Anda melakukan introspeksi diri.