4 Pencegahan dan Pengobatan Sakit Batuk



Rumahayu.Com - Batuk bisa dibilang penyakit ringan tapi bisa berefek domino. Karena jika kita terserang batuk walaupun itu ringan, tetap akan sedikit banyaknya mengganggu aktifitas sehari-hari.

Artikel ini mencoba menambahkan informasi seputar batuk dan cara pencegahan dan pengobatan disertai obat tradisional yang bisa digunakan untuk mengobati batuk. Informasi yang tersaji disini semoga sedikit banyaknya berguna bagi Anda yang membutuhkan tambahan referensi seputar batuk.

Penyebab Utama Batuk

Seperti yang dikutip dari beberapa sumber, batuk secara umum disebabkan oleh infeksi saluran pemapasan bagian atas yang merupakan gejala flu dan pilek atau infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA). Selain itu, ada beberapa penyebab yang membuat seseorang menjadi batuk antara lain karena gejala alergi, asma dan tuberculosis, sinusitis, benda asing yang masuk ke dalam saluran napas (misalnya debu, asap, cair, dan makanan), infeksi paru-paru seperti pneumonia dan bronkitis akut serta penyakit-penyakit kerusakan paru-paru seperti emphysema dan bronkitis kronis.

Penyebab batuk bisa juga bersumber dari produksi dahak yang berlebihan karena infeksi saluran pemapasan, tersedak akibat minum susu, menghirup asap rokok dari orang sekitar, terkena polusi udara.

Tips Mencegah dan Mengatasi Batuk
Disaat cuaca yang tidak menentu dan berubah-ubah, misalnya saat musim hujan dimana cuaca dingin atau kekebalan tubuh seseorang menurun, biasanya batuk mudah menyerang. Bila sudah terkena batuk, akan terasa menjengkelkan. Apalagi jika batuk kerap kambuh saat tidur di malam hari. Bila sudah seperti ini, selain mengkonsumsi obat, penderita batuk disarankan istirahat. Istirahat total dan tidur yang cukup memang terbukti ampuh melawan batuk dan penyakit yang menyertainya seperti flu dan demam.

Berikut tips yang dianjurkan untuk untuk mencegah dan meredakan batuk yang kita derita:
  • Untuk mencegah agar kita tidak terserang batuk, persiapkan payung yang bisa dilipat atau pakaian hangat di tas yang kita bawa, karena kita tidak tahu kapan hujan atau cuaca dingin akan tiba. 
  • Hindari asap rokok atau orang yang sedang merokok. 
  • Jika sudah terserang batuk berdahak, perbanyaklah minum air putih yang berguna untuk mengencerkan dahak dan efeknya dahak jadi lebih mudah dikeluarkan. 
  • Jika kita terkena batuk kering, mandi uap dapat meringankan batuk yang kita derita, karena uap panas akan meningkatkan kelembaban udara di sekitar saluran pernapasan. Hiruplah uap teresebut karena kelembaban udara panas akan melegakan pernapasan dan mengurangi peradangan sinus, dan iritasi di tenggorokan serta paru-paru. Beberapa tetes minyak kayu putih selanjutnya akan memeperngan batuk yang kita derita. 
  • Jika batuk yang kita derita diakibatkan oleh alergi udara sekitar, segeralah masuk kedalam rumah. Gunakan pendingin atau Air Conditioner jika ada. Jangan gunakan kipas yang akan menarik udara dari luar masuk ke dalam. Mandi dan mengganti pakaian akan lebih baik jika segera dilakukan. 
  • Naikkan posisi kepala Anda saat tidur. Posisi ini akan membuat sinus dan dan jalan hidung mengering lebih baik, dan tidak memicu perasaan “gatal” di tenggorokan. 
  • Jika batuk kita bersumber dari alergi lainnya, jauhilah sumber alergi tersebut. 
  • Minumlah jahe panas, madu dan teh panas yang dipercaya memiliki manfaat untuk mengurangi dan menekan batuk, mengencerkan dahak, dan membuka jalan udara di tenggorokan serta melegakan hidung. Madu sejak zaman dahulu dipercaya sebagai antibiotik yang bagus. Disini madu difungsikan untuk mengurangi reaksi batuk dan efektif menekan batuk di malam hari. 
  • Hentikan kebiasaan memakan makanan yang megandung minyak seperti gorengan ataupun kripik. Karena makanan ini akan menimbulkan rasa gatal di tenggorokan terutama bila Anda menderita batuk kering. Sebagai gantinya, pilihlah permen pedas atau permen lain yang berasa menthol, karena itu efektif melembutkan dan melegakan tenggorokan. 
  • Jika perlu gunakan syal menutup leher, dan tempatkan botol berisi air mendidih berbalut kain di leher. Cara yang sering dilakukan masyarakat tradisional Jawa ini membantu melegakan tenggorokan. 
  • Bila batuk Anda menetap lebih dari tiga hari atau ada gejala lain dalam dahak Anda, maka segeralah periksa ke dokter untuk mengetahui secara pasti dan mendapat penanganan lebih lanjut. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan rontgen paru, dahak, meneropong (fiberoptic bronchoscopy), atau CT-Scan (high resolution computed tomography). 

Resep Tradisional Penyembuh Batuk
Jika Anda ingin mencoba resep tradisional penghilang batuk, disini rumahayu akan menyajikannya spesial untuk anda. Berikut resepnya:

Bahan:
  • 1 buah limau nipis (jeruk pecel) 
  • Kapur Sirih 
  • Minyak Kayu Putih 

Cara membuat dan memakainya:
Limau nipis dan kapur sirih dibungkus dengan daun pisang, kemudian dipanggang diatas api. Setelah matang, masukanlah kedalam mangkok dan bubuhkan minyak kayu putih secukupnya. Usapkanlah campuran tersebut pada punggung, dada dan leher si penderita saat masih hangat sebelum tidur diwaktu malam. Perlu diperhatikan juga, jangan dioleskan sesudah menjadi dingin karena ketika campuran ini menjadi dingin maka tidak akan ada gunanya.

Kemudian keesokan harinya, ambillah sebuah limau nipis, peraslah airnya dan bubuhkan kecap 3 sendok makan lalu diminumkan pada si penderita. Mudah-mudahan akhirnya batuk yang diderita berubah menjadi senyuman.