2 Tips Jitu Membeli Perlengkapan Rumah Tangga




Tips Jitu Membeli Perkakas Rumah Tangga - Untuk membeli perkakas atau perlengkapan teknologi dirumah, sebaiknya Anda menyesuaikannya dengan kebutuhan. Pertimbangkanlah saat Anda ingin membeli perkakas atau perlengkapan jika itu bisa meningkatkan produktifitas dan kualitas hidup dengan catatan Anda memiliki persiapan anggaran. Bila tidak, maka tidak perlu dipaksakan. Sebab pada umumnya, perkakas rumah tangga, khususnya barang elektronik akan mengalami penurunan harga yang signifikan dari waktu ke waktu. Maka disarankan, jangan membeli perkakas dengan cara kredit atau berutang.

Akan berbeda jika keberadaan perlengkapan teknologi tersebut bisa meningkatkan produktifitas dan berujung pada bonafiditas yang artinya keberadaan perlengkapan atau perkakas tersebut akan memudahkan kerja maupun kualitas berbisnis dengan hasil produktifitas yang optimal. Akan ironis jika perlengkapan teknologi yang dibeli malahan menurunkan produktifitas kerja atau justru membuat pengeluaran rumah tangga Anda membengkak.

Belilah Sesuai Kebutuhan

Pembelian perlengkapan teknologi diatas kemampuan dan kebutuhan tentunya akan membuat pengaturan keuangan menjadi tidak teratur. Misalnya, pengeluaran rutin Anda 5 juta/ bulan, termasuk untuk membayar sekolah anak, telepon, listrik, PDAM, tagihan kartu kredit, cicilan rumah, makan, biaya transport dan lain-lain. Maka bila Anda membeli gadget yang mutakhir dengan harga yang relatif mahal, pos-pos pengeluaran rutin Anda akan terganggu. Mungkin bayaran sekolah anak akan tertunda, tagihan rutin tidak terbayar, dan sebagainya.

Dampaknya bisa berakibat pada timbulnya hutang baik ke sekolah, rekening telefon atau ke Bank karena tagihan kartu kredit tidak dibayar lunas. Bila dilanjutkan, bisa jadi anak Anda tidak bisa mengikuti ujian karena belum bisa membayar SPP, sambungan listrik bisa diputus atau membayar bunga kartu kredit yang sangat tinggi. Maka pertimbangkanlah secara mendalam jika Anda ingin membeli perlengkapan teknologi dengan harga yang mahal karena itu akan berdampak serius pada kondisi keuangan keluarga Anda.

Bila memang Anda memiliki anggaran untuk pembelian perlengkapan teknologi mutakhir, maka sesuaikanlah pula dengan kebutuhan, bukan keinginan. Jangan membeli perlengkapan teknologi hanya untuk gengsi semata; karena tergoda kecanggihan fitur-fiturnya, sekedar alasan untuk memenuhi kebutuhan bersosialisasi; memperluas jaringan dan lain sebagainya.

Sisihkan dari Bonus Tempat Kerja

Jika pembelian perlengkapan teknologi itu belum direncanakan atau belum dianggarkan, sebaiknya belilah perlengkapan teknologi tersebut dari pendapatan tidak rutin, misalnya dari insentif atau bonus tahunan. Namun bila dianggarkan, sisihkan dari pendapatan bulanan. Misalnya, jika ingin membeli gadget tertentu dengan harga 3 juta, maka sebaiknya tunda pembelian 3 bulan lagi. Sisihkanlah 1 juta/ bulan dari pendapatan bulanan untuk pembelian barang yang Anda inginkan tersebut.

Bila ingin lebih tertib, buatlah shopping account. Maksudnya, sisihkan nominal tertentu setiap bulannya pada rekening khusus yang tujuannya untuk belanja. Jika dalam rekening sudah cukup dana yang terkumpul untuk membeli perlengkapan teknologi, maka belilah pada saat itu. Tetap sisihkan tiap bulan dalam rekening, baik ada rencana membali perlengkapan teknologi atau tidak. Ini juga bisa digunakan sebagai agenda untuk membeli perlengkapan atau perkakas rumah tangga lainnya.